Zaki Ubaidillah, Pebulutangkis Sampang Menyabet Posisi Runner-up Dunia Junior BWF 2025
- Mohammad -
- 20 Oct, 2025
SAMPANG I MaduraNetwork.id - Pebulutangkis muda asal Kabupaten Sampang, Moh. Zaki Ubaidillah, menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam ajang BWF World Junior Championships 2025 yang digelar di National Centre of Excellence, Guwahati, India, Zaki berhasil melangkah hingga partai puncak dan menyabet posisi runner-up, usai berhadapan dengan wakil Tiongkok, Liu Yang Ming Yu.
Pada laga final yang berlangsung
sengit, Zaki—yang akrab disapa Ubed—memperlihatkan permainan
impresif di gim pertama. Ia tampil penuh semangat dan mampu menekan Liu dengan
rally panjang dan serangan tajam. Namun, meski sempat menyamakan kedudukan di
beberapa momen krusial, Ubed akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya dengan
skor 10–15.
Memasuki gim kedua, pebulutangkis
berusia 18 tahun itu sempat tertinggal cukup jauh 0–5 akibat tekanan beruntun dari Liu. Tak menyerah
begitu saja, Ubed mencoba bangkit dan perlahan memperkecil selisih angka
menjadi 9–10. Sayangnya, Liu kembali menunjukkan
ketenangan luar biasa di poin-poin akhir dan menutup pertandingan dengan skor 15–11.
Meski gagal menjadi juara, capaian
Zaki tetap menjadi catatan istimewa. Ia berhasil menempatkan namanya sebagai finalis Kejuaraan Dunia Junior, turnamen bergengsi yang
menjadi batu loncatan bagi banyak atlet menuju level senior dunia.
Usai pertandingan, Ubed dengan
lapang dada mengakui keunggulan sang lawan. “Liu bermain
sangat solid dan mampu mengendalikan tempo pertandingan. Ia juga sering membaca
arah serangan saya,” ungkapnya, Senin (20/10/2025).
Zaki menuturkan bahwa dirinya
belum mampu bermain dengan fokus penuh di laga final. Ambisi besar untuk meraih
gelar juara justru membuat konsentrasinya sedikit terganggu. “Saya terlalu bernafsu untuk menang, jadi pikiran saya tidak tenang.
Banyak hal yang perlu saya perbaiki, baik dari segi fisik maupun mental,”
ujarnya jujur.
Kendati demikian, Zaki tetap
memandang hasil ini sebagai batu pijakan penting dalam
perjalanan kariernya. Ia bertekad untuk terus berlatih keras agar bisa tampil
lebih matang di level senior. “Harapan saya ke depan, semoga bisa lebih baik
dan mampu bersaing di ajang yang lebih besar,” tambahnya.
Keberhasilan Zaki melaju hingga
final turut mengharumkan nama Kabupaten Sampang, Jawa Timur,
sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda daerahnya untuk berani bermimpi
besar.
Bagi Indonesia, prestasi ini
menambah daftar panjang pemain muda potensial yang siap mengibarkan bendera
Merah Putih di pentas dunia. Sementara bagi Ubed, ajang ini menjadi penutup manis kariernya di level junior, sebelum
beranjak ke dunia bulutangkis senior pada tahun 2026, saat usianya genap 19
tahun.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


